Ubuntu merupakan salah satu dari sekian banyak sistem operasi open source. Dari sekian banyaknya Sistem Operasi yang beredar saat ini, Ubuntu menjadi favorit, mengapa? Karena berdasarkan pengalaman dalam menggunakan berbagai distro Linux, Ubuntu lah yang paling minimal bugs-nya.

Tapi bukan berarti bebas dari masalah, karena tidak ada sistem operasi yang sempura. Semua ada kelebihan dan kerangannya masing-masing.

Kelebihan Ubuntu

1. Open Source. Atau dengan kata lain bebas digunakan tanpa perlu mengkhawatirkan lisensi. Yes, jadi tidak perlu main crack-crack-an yang tidak jelas, yang pada akhirnya malah menghabiskan waktu dengan percuma hanya untuk mencari serial number yang fake, crack, cheating license, atau tujuan lain yang serupa.

2. Lebih Minim Terkena Virus. Ya, Linux khususnya Ubuntu juga tidak menutup kemungkinan bisa terkena virus juga. Namun angka atau kemungkinan terkena virus sangatlah kecil dan jarang sekali terjadi. Karena sekarang virus bisa masuk dari berbagai sumber, salah satunya dari internet dan juga flash drive ketika digunakan secara bergantian.

3. Try It atau Install Inside Windows. Jika baru pertama kali menggunakan Ubuntu, jangan khawatir dan was-was, karena Ubuntu itu keren.

Apa yang membuat Ubuntu keren? Jika masih belum familiar dengan Ubuntu bisa memanfaatkan fitur “Try it before you install it” atau Try Ubuntu yang berarti Anda bisa mencobanya terlebih dahulu. Mencoba memakai Ubuntu namun tanpa memerlukan proses install.

4. Lupakan Masalah Driver. Lupakan masalah driver ketika install Ubuntu, karena di sinilah kerennya Linux khususnya Ubuntu. Ketika selesai melakukan install, Anda tidak perlu mengkhawatirkan masalah driver yang belum terinstall, karena Ubuntu sudah support pada kebanyakan peripheral komputer yang ada. Dan Anda bisa memanfaatkan waktu untuk hal lain yang lebih bermanfaat ketimbang waktu untuk install driver.

5. Jalankan Aplikasi Windows di Ubuntu. Ya, ini menjadi poin keren selanjutnya dari Ubuntu. Betapa tidak, Anda dapat menjalankan berbagai macam aplikasi Windows pada Ubuntu dengan menggunakan aplikasi Wine.

Untuk apa pakai Windows jika aplikasinya bisa dijalankan langsung pada Ubuntu. Namun meskipun begitu, tetap saja aplikasi yang dijalankan memakai Wine tidak akan sesempurna ketika dijalankan pada sistem operasi Windows sungguhan.

Kekurangan Ubuntu

1. Belum User Friendly. Ubuntu akan menjadi sesuatu yang “aneh” bagi early adopteratau pengguna yang benar-benar baru pertama kali menggunakannya. Kurang familiar. Terutama bagi pengguna Windows.

Karena UI-nya sangat berbeda jika dibandingkan dengan Windows. Ya, karena hal ini juga sempat saya rasakan ketika baru pertama kali menggunakan Ubuntu. karena Ubuntu merupakan distro Linux yang pertama kali saya coba.

2. Aplikasi Yang Tersedia Masih Sedikit. Aplikasi yang tersedia memang relatif sedikit apabila dibandingkan dengan aplikasi untuk sistem operasi Windows atau Mac. Namun hal ini relatif dan tergantung dari penggunanya itu sendiri, mengingat kebutuhan dari setiap orang tentu berbeda.

3. Minimnya ketersediaan game. Nah, hal ini juga kalau menurut saya kembali lagi ke usernya. Karena memang Ubuntu tidak dirancang untuk “gaming“. So please deh, kalau mau main game mending pakai Windows saja. Tapi ingat, gunakanlah Windows yang original ya,  jangan pakai yang bajakan.

“The common bond of humanity and decency that we share is stronger than any conflict, any adversity. Fighting for your convictions is important. But finding peace is paramount. Knowing when to fight and when to seek peace is wisdom. Ubuntu was right.” – Wes Moore, The Other Wes Moore: One Name, Two Fates